Jumat, 04 Februari 2011

FORGET'IN, REMIND'IN

Di siang hari menjelang sore, Cuaca mendung pun menghampiri dunia ini, di suatu daerah pinggiran kota Jakarta yang cukup sejuk saat itu, dan hujan pun hampir beberapa saat kemudian. Ketika di mobil itu rasanya pengap sekali. Panas, pingin sesak, keringatan, pusing, dan semacamnya. Lalu ia ingin menyalakan alat pendingin itu, hanya tak sampai di tempat ia duduk. Menahan pusing, sakit, pengap yang menurutnya menyiksa dirinya. Hujan pun akhirnya berhenti, dan gerimis lagi.....

                       Dia langsung membuka kaca pintu mobil jemputannya ditemani lagu yang buat dia teringat. Oke teringat akan masa dia harus menghadapi kenyataan yang awalnya sangat diterima! Namun lamban laun setelah tak berjumpa lagi, rasa itu hilang seiring berjalan waktu. Dulu ia menulis sesuatu di dalamnya ada SESEORANG, dan sekarang ia merobek semua itu, membuangnya dan menjadikannya sesuatu yang tidak berguna, percuma, dan sia sia.

                    " NGAPAIN GUE INGET NAMANYA LAGI. CUKUP GALAU"

Ujar seseorang itu di dalam hatinya. Iya galau namanya, 1 kata yang menjadi heboh anak remaja 2010 ini juga dialami olehnya. Perasaan campur aduk dan labil dia dapat. Dan sudahlah itu semua sudah berlalu menuju setahun. Walaupun, ia pernah bertemu seseorang yang sama lagi sekitar beberapa bulan yang lalu. Namun ada yang hilang. Tak merasakan apa apa lagi. Tidak selebay dulu, tidak seheboh dulu. Kini, tumbuh dewasa dan ditunjuk untuk dewasa telah mengubahnya. Prinsip nya telah kuat dan tidak bertemu dia lagi itu caranya. Nyesek? pasti dialami jika ingin melupakan seseorang. Tapi hujan yang sendu, gemericik telah membuatnya sedikit "campur aduk" mengenai... sesuatu.... perasaaannya.

                 " SUDAHLAH LUPAKAN SEMUA. SEKARANG , HARUS FOKUS KE MASA DEPAN"

Setelah perasaannya hilang, dia menunjuk satu fokus. Masa depan. Dia ingin membuat satu pilihan besar yang harus dihadapinya saat ini. Untuk 5 bulan ke depan, pilihan itu terjawab. Dan dia ingin melupakan semua kenangan buruk, suram, sedih dan berganti dengan semua yang baru. KEBAHAGIAAN BARU di tahun ini. Dia berharap, suatu kejaiban, keberuntungan ada. Dan dia memperoleh apa yang diinginkannya.

                     Hujan punberenti, dia meminum segelas coklat hangat, memakan sup hangat. Rasanya menjadi hangat, rilex, nyaman dan pastinya bisa mendremalisir pikiran yang jelek jelek ntuh. Dan dia menulis cerita itu agar selalu diingat, dan itu adalah hobinya. :) Dan dia akan menjadikan masa lalu adalah pelajaran terbesarnya untuk sekarang dan masa depan.

Apa yang terjadi di masa lalu akan mejadi pelajaran di masa depan. Masa lalu akan mempengaruhi masa depan. Sayang, waktu takkan terulang. Hanya sekali seumur hidup, Semua pasti akan mengalami hal yang sama *Tahusendiri*. BIJAKLAH DALAM MEMBUAT CERITA HIDUPMU

XOXO

Short story by @isyaalisya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar